I miss feeling close to Allah
Judul di atas mungkin bisa dialih bahasakan menjadi kalimat yang mirip dengan salah satu judul film Indonesia, “Rindu Kami Pada MU.”
Bagaimana tidak, buat saya yang dalam pembuluh darahnya masih mengalir darah seorang pemuka agama.. yang semasa kecilnya pernah mengenyam pendidikan di pesantren, belajar membaca Al-Quran, belajar Bahasa Arab, membaca Hadits, belajar Fiqih, dan pelajaran lain yang bahkan sudah saya lupakan namanya.. yang pernah dapat rekomendasi dari ustadznya untuk dikirim ke Pesantren YAPI Bangil di Jawa Timur sana.. yang katanya anak Remaja Masjid SMU 17.. yang kata teman mentoringnya bagus membaca Al-Quran..(yang ini masih bisa diperdebatkan karena saya sendiri tidak percaya. Soalnya waktu di Masjid Salman saya hanya membaca Al-Quran seadanya. Apa mungkin teman saya hanya basa-basi? Atau mungkin standar untuk anak pesantren itu beda dengan anak-anak yang belum pernah belajar di pesantren?).. yang mata kuliah Pendidikan Agama dan Etika Islam-nya diberi nilai A. (Yang ini tidak perlu diperdebatkan lagi karena nilainya sudah terpampang jelas di Sostek ^_^ hehe.. sedikit nyombong)
Ternyata…
Sekarang hanya orang bodoh, yang sering lupa akan Allah… yang jauh dari Allah.
Yang seakan manusia baru yang sebelumnya belum pernah menginjakkan kaki ke dalam pesantren atau bahkan belum pernah belajar pendidikan agama sama sekali. Tidak ada tampang orang alim sama sekali.
Yang belakangan hanya beribadah seadanya.. Yang lupa akan dasar-dasar beragama dan beribadah.
Agama seakan hanya penghias KTP, KPSM, dan kartu-kartu atau formulir lainnya yang wajib diisi.
Ibadah seakan hanya kewajiban sambil lalu layaknya kuliah. Shalat ditunaikan hanya di saat ingat, namun tidak ada usaha untuk berusaha tidak lupa. Semuanya dilaksanakan tanpa niat yang benar-benar tulus demi mendapat ridho Allah SWT. Sudah sulit dibedakan, yang mana shalat shubuh (yang dari namanya saja sudah jelas harus ditunaikan saat shubuh) dan mana shalat Dhuha (shalat yang dapat dilaksanakan mulai matahari terbit sampai matahari berada setinggi satu tombak dari tanah). Pertanda bahwa shalat shubuhnya jarang tepat waktu. Sudah tak terhitung berapa kali menjamak shalat karena sering lupa… (yah gak banyak-banyak amat sih, tapi kalau untuk standar gw menjamak itu harusnya gak lebih dari 3x dalam seminggu. Si Ria pernah bilang, pantes aja gw shalatnya suka lama… ternyata emang suka dijamak.. hehehe.. ya nggak juga Ri. Kalau di PAU gw gak pernah jamak karena tidak mungkin lupa shalat kalau musholanya dekat. Kalau ada yang bilang lupa, itu sih memang sengaja sok lupa). Bisa dihitung jari, hanya berapa kali saya menyentuh Al-Quran dalam sebulan. Dan bahkan lebih parah lagi, saya tidak pernah menyentuh Hadits sejak berhenti dari pesantren. (maksud gw nyentuh tu membaca dengan serius, kalau cuma asal megang sih… kitab Bulughul Marom juga pernah gw pegang pas kuliah agama)
…
…
Ternyata…
Saya sudah lupa.. betapa dekatnya saya dulu dengan Allah. Saat saya masih kecil, masih sangat rajin berangkat ke pesantren. Tidak peduli dengan panasnya matahari, tak peduli dengan lelah, sakit kepala dan pusing yang kadang mendera sepulang sekolah.
Tapi belum terlambat. Selama dunia belum kiamat dan ruh masih di kandung badan, masih ada waktu untuk bertobat.
Haaah.. sok bijak mungkin.. tapi tak apalah, lagi insyaf nih gw…
Mungkin darah nenek gw lagi bergejolak dalam tubuh gw. Ngingetin supaya rajin-rajin beribadah, rajin-rajin belajar dan kuliah. Jangan suka gombalin anak gadis orang lagi.. hahaha… iya nggak lagi deh (tapi kalau cuma sekali-kali boleh lah ya.. sunshine :P.. hehehe..)
Yang ini kan “talk the talk” (walaupun teknisnya “write the words”)
Jadi sekarang tinggal “walk the walk”-nya, alias pembuktian dari kata-kata gw. Mudah-mudahan gak ada hamabatan ^_^ Insya Allah.. Amiiiieeen.. Eh yang baca, tolong di aminin juga dong…
oke, jadi mulai ntar shubuh shalatnya musti tepat waktu nih.. dah dulu ah mo tidur.
Leave a Reply
XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
You must be logged in to post a comment.
Categories
Archives
Meta:
Entries (RSS) and Comments (RSS).